Thursday, August 18, 2016

(mommies journal) Tips Membawa Perlengkapan Anak (Bayi/ Balita)

Buat yang punya anak kecil pasti tahu kebutuhan ato perabot bayi/ balita yang segambreng banyaknya :D mulai dari yang selalu dipakai semacam minyak telon, bedak sampai yang dibutuhkan darurat seperti obat panas, termometer, dsb. Nah, dulu sih saya mikir cuma ditaruh di rak saja beres ya. Namun setelah sering mondar-mandir nampaknya jadi kurang praktis kalau ditaruh di tas, dikeluarin lagi, dimasukin lagi, dsb...

Sampai kemudian saya ingat punya sebuah kotak yang dulu saya fungsiin jadi make-up & skincare case jaman masih anak kost, secara kost ga ada meja rias ya, hehe. Eh nangkring gak kepakai nih kotak.


Nah, jadi sejak saat itu kotak ini berisi perabotan Na dan Ka semacam ini nih,



Kalau dirinci isinya sebagai berikut, (oh ya ini sekaligus rekomendasi atau apa ya...ehm lebih tepatnya sharing mungkin untuk mom-to-be, "kalau punya bayi, apa sih yang dibutuhkan?"

1. Penghangat tubuh
Jelas isinya adalah sebangsa minyak telon, minyak kayu putih (ini sih lebih tepatnya untuk usia di atas 1 tahun ya, tapi ada merk tertentu minyak kayu putihnya gak terlalu panas di kulit kok).

sendok buat ganjal pas sesi foto doang ya ini, hehehe...

Minyak telon plus My Baby ini andalan saya soalnya wanginya enak, berfungsi ganda sekaligus penangkal nyamuk dan harganya ramah di kantong...pernah direview di sini. Untuk minyak telon merk lain yang saya sesekali pakai juga adalah : Cussons, Switzal, Huki dan Konicare (merk ini paling mihil kalau buat saya hehe, paling jarang beli).

Oh ya untuk penghangat ini ada juga yang saya sedang habis stok jadi gak ada di foto, yaitu Vicks Vaporub Balsam, untuk dipakai saat anak sedang pilek. Dioles ke dada dan punggung sehingga badan anak hangat dan lebih nyaman saat pilek. Tapi untuk anak di bawah 1 tahun sebaiknya pakai Transpulmin saja ya, hangatnya lebih pas. 

2. Bedak
Ada sebagian ibu yang tidak menggunakan bedak lagi dengan alasan mengganggu pernafasan. Kalau saya sih asal makainya gak sampai mbeluk-mbeluk (haha, hanya orang Jawa yang tahu istilah ini), insya Allah gapapa. Buat cium-cium biar enak gitu. Selain merk Switzal biasanya saya pakai merk Cussons (murah, wangi dan isinya buanyaaak) atau My Baby (ini yang wanginya paling enyaaak menurut saya hihi).


Selain itu saya juga sedia bedak gatal seperti Caladine ini. Fungsinya kalau anak sedang gatal karena digigit serangga atau kulitnya kemerahan. Lumayan bikin anak lebih nyaman saat gatal.

3. Lotion
Biar kulit anak selalu lembut, saya selalu punya lotion bayi. Hihihi...maklum saya penggemar lotion jadi anak-anak dipakein juga deh. Lotion yang saat ini ada adalah,


Diapers rash cream (warna hijau) berguna saat bayi mengalami ruam popok, nah ruam popok biasanya terkadang dialami anak saat usianya di bawah 1 tahun. Setelah anak saya di atas setahun rata-rata jarang kena ruam popok lagi. Nah yang merk My Baby ini saya pilih karena wanginya enaaak banget. Sedangkan yang warna oranye ini untuk lotion anti nyamuk, hehe maklum kadang ada musim tertentu nyamuk banyak banget sehingga kadang saya merasa mereka perlu perlindungan ekstra. Kedua jenis cream tube ini jarang saya pakai jadi awet banget, hehe, dipakai kalau memang butuh saja sih.

Sedangkan yang bentuk jar adalah krim untuk kulit supaya kulit bayi tetap lembut. Kali ini saya coba baby cream merk Cussons warna ungu, wanginya lembut. Dulu juga saya pernah coba lotion Cusson dan lotion Jonshons. Pengen coba lotion bayi yang rada mihil tapi bahannya organik? Boleh coba merk Burt Bees.

4. Perlengkapan lain
Ini perlengkapan lainnya yaitu...




Baby oil, harus selalu ada karena bisa dipakai untuk membersihkan telinga anak atau lipatan kulit. Ada juga pemotong kuki, termometer (ini juga penting karena dalam sekian waktu ada sajaaa bayi sakit atau gak enak badan) dan sisir. Saya juga sedia Dettol ukuran mini, sewaktu-waktu dipakai kalau mereka pergi dan ternyata air di tempat tujuan sepertinya agak keruh atau kotor, atau bisa juga untuk bersihkan luka (hehe namanya bocah ada aja tingkahnya yang bikin mereka jatuh kan?).

Selain itu saya juga pakaikan mereka hair lotion, pernah saya tulis disini nih. Juga ada minyak tawon yang mutifunsi pernah saya tulis disini.

*tak terfoto:
Oh ya, ada lagi nih yang lagu habis tapi belum saya beli lagi. Perlengkapan yang perlu lagi adalah,
- Kapas (biasanya bawa segulung, soalnya saya beli kapas kiloan)
- Tissu basah
- Cutton bud
- Cologne bayi, hahaaa becanda ding, ini gak terlalu penting kok 

Semua itu selalu stand by di dalam kotak kuning ini (hehe iya saya nyebutnya "si kotak kuning"). Jadi tiap mereka mandi tinggal buka, pakai isi yang diperlukan, tutup lagi. Gak perlu deh lemari atau rak lagi. Nah kalau pergi biasanya penghuni si kotak kuning ini nambah. Tambahannya seperti ini,

6. Peralatan mandi
Standar lah tentunya sabun, shampoo, dan alat gosok gigi. 





7. Obat dan vitamin
Buat jaga-jaga, seperti biasa bawa obat penurun demam kalau pergi dan vitamin kalau nafsu makan hilang atau supaya lebih fit.



Nah, sekian cerita saya mengenai perlengkapan bayi. Banyak ya? Tapi sebenarnya lebih hemat kalau kita prepare di awal (terutama saat bepergian) daripada mendadak harus beli saat sedang pergi, selain itu juga repot kalau mendadak diperlukan dan barangnya susah dicari. Sedangkan untuk case-nya, menurut saya bentuk kotak seperti ini bikin perlengkapan mereka lebih rapi aja sih kalau ditenteng juga mudah. Langsung angkut euy... Kotak ini juga awet banget, saya beli semenjak kuliah alias sekitar 8 tahun lalu, dan kepake sejak Na usia 6 bulan sampe sekarang dia 3,5 tahun dan masih muat sekaligus perabot berdua sama si adeknya Ka.

Semoga tipsnya bermanfaat ya.



0 komentar:

Post a Comment

thanks for stopping by

 
catatan Miss Putri Blogger Template by Ipietoon Blogger Template