Saturday, December 18, 2010

Kacang, salah satu (camilan) yang saya Doyan

Nah, semua orang tentunya tahu yang namanya kacang. Makhluk berprotein ini merupakan salah satu makanan ringan (bisa jadi makanan berat) juga di bumi ini.

Kacang ada bermacam-macam, mulai kacang tanah, kacang kedelai, kacang mede, kacang hijau, kacang panjang, hehehee...

Saya mendapatkan beberapa jenis kacang di Wikipedia,

Kacang adalah istilah non-botani yang biasa dipakai untuk menyebut biji sejumlah tumbuhan polong-polongan (namun tidak semua). Dalam percakapan sehari-hari, kacang dipakai juga untuk menyebut buah (polong) atau bahkan tumbuhan yang menghasilkannya. Kacang biasanya mengandung protein dan/atau lemak yang cukup tinggi, sehingga banyak yang dihargai sebagai bahan pangan yang penting.


 


Saya juga mendapat beberapa kalimat mengenai kacang-kacangan ini,


Kacang-kacangan telah lama dikenal  sebagai sumber protein yang saling melengkapi dengan biji-bijian, seperti beras dan gandum. Komoditi ini juga ternyata potensial sebagai sumber zat gizi lain selain protein, yaitu mineral, vitamin B, karbohidrat kompleks dan serat makanan.  Disamping diolah secara  tradisional dengan direbus, dikukus, dan disayur, sebenarnya potensi penggunaannya sangat luas untuk menghasilkan produk baru. Misalnya sebagai bahan baku tepung campuran (flour mix) yang dapat digunakan dalam pembuatan berbagai produk pangan, termasuk makanan bayi. Kacang-kacangan dapat menyumbang banyak protein dan zat gizi lain bagi masyarakat di negara maju dan negara berkembang. Karena kandungan seratnya tinggi, maka kacang-kacangan juga dapat dijadikan sumber serat. Penelitian mengenai efek kesehatan serat dari kacang-kacangan sebagian besar masih terbatas pada kacang kedelai.  Dibandingkan dengan makanan berserat yang dewasa ini tersedia dalam bentuk makanan suplemen dengan berbagai merek dagang, sebenarnya kacang-kacangan juga dapat dijadikan sumber serat yang tidak kalah mutunya. Juga dibandingkan dengan serat makanan dalam buah-buahan dan sayuran  yang dikenal dapat mencegah timbulnya kanker, mutu serat makanan dalam kacang-kacangan juga tidak kalah. Bahkan kacang-kacangan mempunyai keistimewaan lain, yaitu berharga murah, berprotein tinggi, kandungan lemaknya pada umumnya baik untuk kesehatan dan mengandung berbagai
mineral dalam jumlah yang cukup banyak.


Kacang-kacangan memberikan sekitar 135 kkal per 100 gram bagian yang dapat dimakan. Jika kita mengkonsumsi kacang-kacangan sebanyak 100 gram (1 ons), maka jumlah itu akan mencukupi sekitar 20 % kebutuhan protein dan 20 persen kebutuhan serat per hari. Menurut ketentuan pelabelan internasional, jika suatu bahan/produk pangan dapat menyumbangkan lebih dari 20 % dari kebutuhan suatu zat gizi per hari, maka dapat dinyatakan sebagai bahan atau produk pangan yang tinggi (high) akan zat gizi tersebut.  Disamping menghasilkan tepung sebagai bahan makanan, industri pengolah kacang-kacangan ternyata dapat pula menghasilkan dan menjual serat makanan, vitamin B, mineral dan mungkin bahan-bahan yang lebih eksotis, misalnya enzim.


Proses perkecambahan kacang-kacangan yang menghasilkan kecambah (sprouts), yang kemudian ditepungkan, ternyata dapat menghilangkan berbagai senyawa anti gizi di dalamnya, dapat mempertahankan mutu  proteinnya dan mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Kacang-kacangan dapat juga digunakan sebagai bahan utama atau bahan tambahan dalam fermentasi berbagai makanan tradisional seperti kecap, tempe, tahu, tauco dan  idli. Banyak makanan terfermentasi dibuat dengan bahan dasar kedelai, yang sebenarnya dapat dicampur dengan jenis kacang-kacangan yang lain.


Asam amino dalam protein kacang-kacangan akan saling melengkapi dengan asam amino dalam protein beras/nasi,
membentuk susunan asam amino sesuai  dengan pola yang dianjurkan FAO/WHO. Sedangkan jika dilihat dari segi segi gizi, kacang-kacangan mempunyai banyak keunggulan, antara lain :
1.  Sumber protein yang murah
2.  Kaya asam amino lisin. Jika dicampur dengan biji-bijian, misalnya beras, gandum, jagung, yang kekurangan asam amino lisin, akan membentuk susunan asam amino yang seimbang.
3.  Rendah lemak dan tidak mengandung kolesterol.
4.  Sumber vitamin B yang baik.
5.  Sumber kalsium, besi, seng, tembaga dan magnesium yang baik.


Rendah kandungan natrium dan sodiumnya, yang sangat penting bagi para penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi yang harus mengkonsumsi makanan dengan sodium atau garam yang rendah. Kacang-kacangan bersifat rendah kalori, rendah lemak dan rendah garam natrium.


 


Oke lah cukup soal kacang-kacangan secara umum. Topik kali ini adalah kacang yang sedang nongol di sebelah kanan laptop saya, kacang kulit alias kacang tanah.


(Jadi saya ingin cari tahu karena saya telah memangsanya, hehee)


Kacang Tanah (Arachis hypogea L) merupakan sejenis spesies kacang-kacangan dari famili Fabaceae yang berasal dari Amerika Selatan. Kacang tanah merupakan sejenis tanaman tropika. Ia tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50 cm (1 hingga 1½ kaki) dan mengeluarkan daun-daun kecil.


Gbr. Tanaman Kacang tanah

Kacangnya pula tumbuh didalam tanah. Kacang tanah biasanya dimakan langsung tanpa diolah dan juga disajikan dalam berbagai cara seperti direbus, digoreng, dibakar, dihancurkan dan berbagai lagi tergantung selera seseorang itu mengolah makanan ini.


Kacang tanah kaya dengan lemak, mengandungi protein yang tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Kandungan protein dalam kacang tanah adalah jauh lebih tinggi dari daging, telur dan kacang soya. Mempunyai rasa yang manis dan banyak digunakan untuk membuat beraneka jenis kue.


Gbr. Kacang tanah belum kupas

Kacang tanah juga dikatakan mengandung bahan yang dapat membina ketahanan tubuh dalam mencegah beberapa penyakit. Mengkonsumsi satu ons kacang tanah lima kali seminggu dilaporkan dapat mencegah penyakit jantung. Memakan segenggam kacang tanah setiap hari terutama pesakit kencing manis dapat membantu kekurangan zat.
Kacang tanah mengandung Omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda dan Omega 9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal. Dalam 1 0ns kacang  tanah terdapat 18 gram Omega 3 dan 17 gram Omega 9.


Kacang tanah mengandung fitosterol yang justru dapat menurunkan kadar kolesterol dan level trigliserida, dengan cara menahan penyerapan kolesterol dari makanan yang disirkulasikan dalam darah dan mengurangi penyerapan kembali kolesterol dari hati, serta tetap menjaga HDL kolesterol.


Kajian-kajian menunjukkan kacang tanah dapat sebagai penurun tekanan darah tinggi dan juga kandungan kolestrol dalam darah, berkesan untuk melegakan penyakit hemofilia atau kecenderungan mudah berdarah, penyakit keputihan dan insomnia.


Namun Kacang tanah sangat dicegah pada mereka yang menghadapi penyakit jenis kanker payudara dan yang mempunyai masalah jerawat atau acne juga dinasihatkan berhenti mengkonsumsi kacang tanah.


Kaitan dengan kadar kolesterol yang berbahaya:

Table Level Total Kolesterol darah anda:
Ideal: <200 mg/dL
Batas sebelum risiko: 200-239 mg/dL
Berisiko tinggi: >240 mg/dL

Level Kolesterol LDL anda
Ideal: <130 mg/dL
Batas: 130-159 mg/dL
Berisiko tinggi: >160 mg/dL

Level Kolesterol HDL anda
Pria umumnya dari 40 hingga 50 mg/dL
Wanita umumnya dari 50 hingga 60 mg/dL

Level Kolesterol Trigliserida anda:
Normal: <150 mg/dL
Batas Tinggi: 159-199 mg/dL
Tinggi: 200-499 mg/dL
Sangat Tinggi: >500 mg/dL

Catatan:
- Kolesterol diukur dalam miligram per deciliter darah (mg/dL)
- Total kolesterol = level LDL + level HDL
- Trigliserida adalah jumlah lemak yang bersikulasi dalam darah

Sumber http://vyanrh.wordpress.com/2009/08/03/kacang-tanah-manfaat-dan-dampaknya/
Berikut ini info mengenai pembudidayaannya.

Iklim
a. Curah hujan antara 800-1.300 mm/tahun. Hujan yang terlalu keras akan mengakibatkan bunga sulit terserbuki oleh serangga dan akan meningkatkan kelembaban di sekitar pertanaman kacang tanah.
b. Suhu udara sekitar 28-320C. Bila suhunya di bawah 100C, pertumbuhan tanaman akan terhambat, bahkan kerdil.
c. Kelembaban udara berkisar 65-75 %.
d.Penyinaran matahari penuh dibutuhkan, terutama kesuburan daun dan perkembangan besarnya kacang.

Media Tanam
a. Jenis tanah yang sesuai adalah tanah gembur / bertekstur ringan dan subur.
b. pH antara 6,0-6,5.
c. Kekurangan air akan menyebabkan tanaman kurus, kerdil, layu dan akhirnya mati.
d. Drainase dan aerasi baik, lahan tidak terlalu becek dan kering baik bagi pertumbuhan kacang tanah.

Ketinggian Tempat
Ketinggian penanaman optimum 50 - 500 m dpl, tetapi masih dapat tumbuh di bawah ketinggian 1.500 m dpl.

3.1. Pembibitan
3.1.1. Persyaratan Benih
Syarat-syarat benih/bibit kacang tanah yang baik adalah:
a. Berasal dari tanaman yang baru dan varietas unggul.
b. Daya tumbuh yang tinggi (lebih dari 90 %) dan sehat.
c. Kulit benih mengkilap, tidak keriput dan cacat.
d. Murni atau tidak tercampur dengan varietas lain.
e. Kadar air benih berkisar 9-12 %.


3.1.2. Penyiapan Benih
Benih sebaiknya disimpan di tempat kering yang konstan dan tertutup rapat. Untuk menjamin kualitas benih, lebih baik membeli dari Balai Benih atau Penangkar Benih yang telah ditunjuk oleh Balai Sertifikasi Benih.

3.2. Pengolahan Media Tanam
3.2.1. Persiapan dan Pembukaan lahan
Pembukaan lahan dengan pembajakan dan pencangkulan untuk pembersihan lahan dari segala macam gulma (tumbuhan pengganggu) dan akar-akar pertanaman sebelumnya, serta untuk memudahkan perakaran tanaman berkembang dan menghilangkan tumbuhan inang bagi hama dan penyakit.

3.2.2. Pembentukan Bedengan
Buat bedengan ukuran lebar 80 cm, panjang menyesuaikan, ketebalan bedengan 20-30 cm. Diantara bedengan dibuatkan parit.

3.2.3. Pengapuran
Untuk menaikkan pH tanah, terutama pada lahan yang bersifat sangat masam dilakukan pengapuran dengan dosis + 1 - 2,5 ton/ha selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tanam.

3.2.4. Pemberian Natural GLIO
Untuk mencegah terjadinya serangan jamur berikan Natural GLIO. Pengembangbiakan Natural GLIO dengan cara: 1-2 sachet Natural GLIO dicampur dengan 50-100 kg pupuk kandang untuk lahan 1000 m2. Selanjutnya didiamkan di tempat yang terlindung dari sinar matahari + 1 minggu dengan selalu menjaga kelembabannya dan sesekali diaduk (dibalik) . Pemberian Natural GLIO pada sore hari.

3.2.5. Pemberian Pupuk Makro dan SUPER NASA
Jenis dan dosis pupuk setiap hektar adalah:
a. Pupuk kandang 2 - 4 ton/ha, diberikan pada permukaan bedengan kurang lebih seminggu sebelum tanam, dicampur pada tanah bedengan atau diberikan pada lubang tanam.
b. Pupuk anorganik : SP-36 (100 kg/ha), ZA (100 kg/ha) dan KCl (50 kg/ha) atau sesuai rekomendasi setempat.
c. Siramkan pupuk POC NASA yang telah dicampur air secara merata di atas bedengan dengan dosis ± 1-2 botol (500-1000 cc) diencerkan dengan air secukupnya untuk setiap 1000 m2 (10-20 botol/ha). Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPER NASA.

Adapun cara penggunaan SUPER NASA sbb :
alternatif 1 : 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. Setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.
alternatif 2 : setiap 1 gembor vol 10 lt diberi 1 peres sendok makan Super Nasa untuk menyiram + 10 meter bedengan.

Semua dosis pupuk makro diberikan saat tanam. Pupuk diberikan di kanan dan kiri lubang tugal sedalam 3 cm.

3.3. Teknik Penanaman
3.3.1. Penentuan Pola Tanam
Pola tanam memperhatikan musim dan curah hujan. Pada tanah yang subur, benih kacang tanah ditanam dalam larikan dengan jarak tanam 40 x 15 cm, 30 x 20 cm, atau 20 x 20 cm.

3.3.2. Pembuatan Lubang Tanam
Lubang tanam dibuat sedalam 3 cm menggunakan tugal dengan jarak seperti yang telah ditentukan di atas.

3.3.3. Perendaman Benih dengan POC NASA
Pilih benih yang baik dan agar benih dapat berkecambah dengan cepat dan serempak, benih direndam dalam larutan POC NASA (1-2 cc/liter air) selama + 0,5 1 jam.

3.3.4. Cara Penanaman
Masukan benih 1 atau 2 butir ke dalam lubang tanam dengan tanah tipis. Waktu tanam yang paling baik dilahan kering pada awal musim hujan, di lahan sawah dapat dilakukan pada bulan April-Juni (palawija I) atau bulan Juli-September (palawija II).

3.4. Pemeliharaan Tanaman
3.4.1. Penyulaman
Sulam benih yang tidak tumbuh atau mati, untuk penyulaman lebih cepat lebih baik (setelah yang lain kelihatan tumbuh ± 3-7 hari setelah tanam).

3.4.2. Penyiangan dan Pembumbunan
Penyiangan dilakukan 2 kali umur 1 dan 6 minggu dengan hati-hati agar tidak merusak bunga dan polong.
Pembumbunan dilakukan bersamaan saat penyiangan, bertujuan untuk menutup bagian perakaran.

3.4.3. Pemberian POC NASA dan HORMONIK
Penyemprotan POC NASA dilakukan 2 minggu sekali semenjak berumur 1-2 minggu (4-5 tutup POC NASA/tangki). Kebutuhan total POC NASA untuk pemeliharaan 1-2 botol per 1000 m2 (10-20 botol/ha). Akan lebih bagus jika penggunaan POC NASA ditambahkan HORMONIK (3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK/tangki). Pada saat tanaman berbunga tidak dilakukan penyemprotan, karena dapat mengganggu penyerbukan.

3.4.5. Pengairan dan Penyiraman
Pengairan dilakukan agar tanah tetap lembab. Untuk menjaga kelembaban pada musim kemarau dapat diberikan mulsa (jerami dan lain-lain). Saat berbunga tidak dilakukan penyiraman, karena dapat mengganggu penyerbukan.

3.4.6. Pemeliharaan Lain
Hal-hal lain yang sangat menunjang faktor pemeliharaan bisa dilakukan, misalnya pemangkasan, perambatan, pemeliharaan tunas dan bunga serta sanitasi lingkungan lahan (dijaga agar menunjang kesehatan tanaman).

3.5. Hama dan Penyakit
3.5.1. Hama
a. Uret
Gejala: memakan akar, batang bagian bawah dan polong. Akhirnya tanaman layu dan mati. Pengendalian: olah tanah dengan baik, penggunaan pupuk kandang yang sudah matang, menanam serempak, penyiangan intensif, Penggunaan Pestona dengan cara disiramkan ke tanah, jika tanaman terlanjur mati segera dicabut dan uret dimusnahkan.
b. Ulat Penggulung Daun
Gejala: daun terlipat menguning, akhirnya mengering. Pengendalian: penyemprotan menggunakan Pestona.
c. Ulat Grayak (Spodoptera litura)
Gejala: ulat memakan epidermis daun dan tulang secara berkelompok. Pengendalian: (1) bersihkan gulma, menanam serentak, pergiliran tanaman; (2) penyemprotan menggunakan Natural Vitura.
d. Ulat Jengkal (Plusia sp)
Gejala: menyerang daun kacang tanah. Pengendalian: penyemprotan menggunakan Pestona.
e. Kumbang Daun
Gejala: daun tampak berlubang, daun tinggal tulang, juga makan pucuk bunga. Pengendalian: (1) penanaman serentak; (2) penyemprotan menggunakan Pestona.

3.5.2. Penyakit
a. Penyakit layu atau “Omo Wedang”
Penyebab: bakteri Xanthomonas solanacearum (E.F.S.). Gejala: daun terkulai seperti disiram air panas, akhirnya mati. Bila dipotong tampak noda coklat pada bagian pembuluh kayu dan bila dipijit keluar lendir kekuningan. Akar tanaman membusuk. Pengendalian: Pergiliran tanaman, gunakan varietas yang tahan. Penting melakukan pencegahan menggunakan Natural GLIO.
b. Penyakit sapu setan
Penyebab: Mycoplasma (sejenis virus). Diduga ditularkan serangga sejenis Aphis. Gejala: bunga berwarna hijau tua seperti daun-daun kecil, ruas-ruas batang dan cabang menjadi pendek, daun-daun kecil rimbun. Pengendalian: tanaman dicabut, dibuang dan dimusnahkan, semua tanaman inang dibersihkan (sanitasi lingkungan), menanam tanaman yang tahan, menanggulangi vektornya menggunakan Pestona atau Natural BVR.
c. Penyakit Bercak Daun
Penyebab : Jamur Cercospora personata dan Cercospora arachidicola. Gejala: timbul bercak-bercak berukuran 1-5 mm, berwarna coklat dan hitam pada daun dan batang. Pengendalian: dengan menggunakan Natural GLIO di awal tanam sebagai tindakan pencegahan.
d. Penyakit Gapong
Penyebab: diduga Nematoda. Gejala: Polong kosong, juga bisa busuk. Pengendalian: tanahnya didangir dan dicari nematodanya.
e. Penyakit Sclerotium
Penyebab: cendawan Sclerotium rolfsii. Gejala: tanaman layu. Pengendalian: gunakan varietas yang resisten, air jangan sampai menggenang, membakar tanaman yang terserang cendawan. Pencegahan: gunakan Natural GLIO pada awal tanam
f. Penyakit Karat
Penyebab: cendawan Puccinia arachidis Speg. Gejala: pada daun terdapat bercak-bercak coklat muda sampai coklat (warna karat). Daun gugur sebelum waktunya. Pengendalian: gunakan varietas yang resisten, tanaman yang terserang dicabut dan dibakar. Pencegahan: gunakan Natural GLIO pada awal tanam.

Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.

3.6. Panen
Umur panen tanaman kacang tanah tergantung dari jenisnya yaitu umur pendek ± 3-4 bulan dan umur panjang ± 5-6 bulan. Adapun ciri-ciri kacang tanah sudah siap dipanen antara lain:
a) Batang mulai mengeras.
b) Daun menguning dan sebagian mulai berguguran, Polong sudah berisi penuh dan keras.
c) Warna polong coklat kehitam-hitaman.

 


 


 

Sunday, December 12, 2010

He's my Only ONE

My Only One - Mocca
we had a fight last night
and i called him mad
makes me feel so sad
and i’m so ashamed

he’s my only one
i give him all my love
even though my mom says no!
i just go on and on…

no one’s gonna take him away from me..

everyday and everynight
i just wanna hold him tight
and make sure that everything stays night
and everyday and every night
to dream of him is mu delight and know that
he’ll stay with me all the way

 

Seringkah kamu bertengkar dengan pacar atau kekasihmu? Aku iya, amat-sangat-sering. Tapi anehnya kita masih selalu bersamanya bukan? Bahkan masih memikirkannya, atau malahan merindukannya. Cinta memang aneh...

 

 

Saturday, December 11, 2010

Obsesi, pembunuh saya...

Obsessive..

this is something which fill my soul for several years in my life.

Kalau kamu mencarinya di kamus Inggris-Indonesianya John M.Echols dan Hassan Shadily, obssesion itu didefinisikan sebagai godaan, gangguan pikiran, atau kesurupan. Menurut Rahmi di Cintapuccino, hal itu ada benarnya juga. Karena saat kita terobsesi, kita melakukan hal-hal diluar akal sehat—persis seperti orang yang tergoda, atau lebih parah lagi seperti orang yang terkena gangguan pikiran atau kesurupan kemasukan setan.

Huff...

Awal-awalnya saya tak menyangka saya termasuk orang yang obsessif. Sepertinya saya mendapat soul "obsessif" ini di usia 15 tahunan. Tanpa saya sadari, setiap saya terbesit suatu keinginan, saya akan memaksa diri ini untuk dapat mewujudkannya dengan berbagai cara (yaa tapi belum sampai level melakukan kriminalitas sih memang).


Beberapa hari ini sih saya tersadar lagi akan sifat obsessif saya. (juga disebabkan beberapa buku yang saya baca akhir-akhir ini).

Dari buku Swandrella, yang menceritakan bagaimana seorang wanita yang terobsesi akan kecantikan dan kesempurnaan fisik yang dimiliki wanita lain. Dan karena dia merasa jati dirinya dan fisiknya buruk, sampai dia berusaha menjadi si wanita tadi dengan cara merubah rambutnya, pakaian bahkan memalsukan identitas agar memiliki nama sama dengan wanita tadi. Obsesi membuatnya tidak mencintai dirinya sendiri dan ingin menjadi orang lain, walaupun sebenarnya dia memiliki kecantikan sendiri yang tak disadarinya...

Dan yang saya masih terngiang ceritanya adalah Cintapuccino, dimana seorang perempuan menyimpan obsesi terhadap seorang pria selama 10 tahun. Sampai selama 10 tahun dia mengikuti semua jalan hidup (mulai dari sekolah,
ektrakulikuler, kuliah sampai urusan pekerjaan) hanya untuk bisa bersama sang pria.

Sungguh obsesi bisa menjadi kebutaan apabila kita menjadi budaknya.

Tapi di sisi lain kita memerlukannya, untuk memacu semangat hidup kita...
Saya memiliki banyak obsesi sejak usia yang saya sebutkan tadi.
Sebagai anak sekolah, saya sampai lebih mementingkan berapa level ke-populer-an saya daripada prestasi sekolah saya sendiri (yah, karena mungkin bagi saya populer lebih penting daripada jadi rangkin 1 di kelas) Biarpun memang bisa juga mendapat kepopuleran dari kepintaran, tapi saya tidak menginginkan jalan itu sebagai pilihan saya.

Saat saya terobsesi memiliki barang-barang mewah tertentu  (yang akhirnya memang benar-benar saya dapatkan).
Mulai dari punya motor di usia 16 tahun,
Hadiah laptop dan mobil di usia 20 tahun,
Hadiah plat mobil sesuai nama saya di usia 21 tahun,
Handphone B* di usia 22 tahun

(terima kasih Allah dan orangtua yang membantu saya mendapatkan ini semua)
Itu hanya sekedar contoh kecil saja..

 

Sebenarnya saya harus lebih banyak mensyukuri dan menerima apa yang sudah saya dapatkan. Tapi saat itu jugalah saya sering lupa dan terus mencari atau mengejar obsesi saya yang lain...
Dan tiba-tiba hati saya terasa sakit sekali mengingat ini semua.

Mungkin selama hidup saya ini, sudah banyak orang yang menjadi korban akibat obsesif saya untuk mendapatkan apa yang saya mau. Dan entahlah apa yang harus saya lakukan untuk menebus dosa kepada mereka semua...


Sampai hari ini saya merasakan 'tamparan' keras bagi diri saya sendiri.  Saat seseorang mengatakan bahwa saya terlalu sibuk mengejar obsesi saya dan melupakan bahwa semestinya saya harus memperhatikan orang yang saya cintai.

Dan saya makin merasakan perasaan bersalah itu.

Saat sebelumnya saya mendapat 'tamparan' pertama kali, kala seseorang mengatakan saya terlampau egois untuk selalu (dan selalu) mencari apa yang saya mau dan 'membuang' sesuatu yang tak saya perlukan itu...

Sungguh itu semua terjadi di luar kesadaran saya...
Saya tak bermaksud menyakiti, walau mungkin kalian bilang saya sudah pasti menyakiti..





Jarang sekali saya menuliskan kesedihan di blog ini (dengan alasan jaga-image agar tak terkesan lebay atau apalah itu), tapi entahlah kali ini rasa bersalah ini terlalu berat untuk saya ingat..



Maaf untukmu, walau mungkin saya tak pantas untuk dimaafkan...


Karena aku tak punya kata lain selain maaf.

...
..
.

Radio (a song)

It's late at night, and I'm feeling down
There are couples standing on the street
Sharing summer kisses and silly sounds


So I step inside, pour a glass of wine
With a full glass and an empty heart
I search for something to occupy my mind


But you are in my head, swimming forever in my head
Tangled in my dreams, swimming forever


So, I listen to the radio (listen to the radio)
And all the songs we used to know (listen to the ...)
So I listen to the radio (listen to the radio)
Remember where we used to go


Now it's morning light and it's cold outside
Caught up in a distant dream
I turn and think that you are by my side


So I leave my bed and I try to dress
Wondering why my mind plays tricks
And fools me into thinking you are there (you are there)

But you're just in my head
Swimming forever in my head
Not lying in my bed
Just swimming forever

So I listen to the radio (listen to the radio)
And all the songs we used to know (listen to the ...)
So I listen to the radio (listen to the radio)
Remember where we used to go
I listen to the radio (listen to the radio)
All the songs we used to know (listen to the ...)
I listen to the radio (listen to the radio)
Remember how we used to go

(Violin Solo)

You are in my head, swimming forever in my head
Tangled in my dreams, swimming forever (swimming forever)
Swimming forever

So I listen to the radio (listen to the radio)
All the songs we used to know (listen to the ...)
So I listen to the radio (listen to the radio)
Remember where we used to go (listen to the ...)
I listen to the radio (listen to the radio)
And all the songs we used to know (listen to the radio)
I listen to the radio (listen to the radio)
To all the songs, all the songs we used to know (listen to the radio)
Yeeah, all the songs we used to know (listen to the radio, listen to the ...)
Yeeah, yeah, yeah (listen to the radio)
Yeeah, yeah, yeah (listen to the radio)

 


cuma sekedar lagu sih, tapi entahlah pengen menuliskan (copas, red) di sini. Yah, lagu-lagu (dan radio) memang membantu menciptakan nuansa imajinasi sendiri dalam pikiran kita....

Friday, December 10, 2010

tentang Pria



Kali ini saya membaca buku berjudul Cowok di Mata Cewek, yang dibuat oleh

First Reader Team GagasMedia. Suatu kumpulan ekspresi cinta dari pengalaman para pembaca mengenai pengalamannya dengan cinta, simple tapi mungkin akan turut membawa pembacanya teringat kisah-kisah konyol mereka sendiri.

"Boys...can't live with them, can't live without them.."

Setuju juga, walaupun sebagai cewek kita mungkin pernah mendapat masa lalu tentang cowok, tetap saja suatu saat kemudian kita jatuh cinta lagi.

Beberapa cerita menarik saya kisahkan sedikit di sini.

Yang pertama mengenai definisi Soulmate yang seringkali diributkan wanita (karya Nina Ardianti, dengan judul Soulmate: Is your soul lonely without a mate?).  Memang susah menjelaskan deskripsinya, tapi yang jelas, soulmate can describe as you have come to the time when you just 'click' with someone. By that time, you will now who's your soulmate. Karena memang soulmate tak terdeteksi secara mudah. Terkadang karena sibuk sendiri dengan pencarian kita akan pria yang merupakan soulmate kita, kita malah tak menyadari adanya sahabat cewek (yap, rata-rata cewek memiliki sahabat terdekatnya) yang selalu hadir di saat kita susah atau senang. Soulmate doesn't always come from opposite gender. Soulmate is someone -whoever he or she is- that you can live without, but your heart feels emptuness inside. Tapi bukan berarti kalau kita memiliki soulmate dari gender yang sama kita adalah tergolong jenis homo atau lesbian loh yaaa... hehe... Jadi berterimakasihlah para wanita yang memiliki sahabat setia, serta memiliki
pria yang menjadi cinta sejati kalian.

Yang kedua berjudul 'Ivanology', kisah dari Esty Kartika mengenai cintanya pada senior kampusnya (mirip Cintapuccino yah). Sayang cintanya tak terbalas. Namun ternyata cinta tak terbalas pun mampu berguna untuk kita,
apabila kita menggunakannya dengan benar. Kenapa bisa dibilang begitu? karena di dalam cerita ini, si cewek yang mengagumi tokoh Iva (cowok ini) mengikuti jejak sang Iva dengan rajin kuliah, menyukai organisasi dan belajar untuk berani bersosialisasi (karena pada awalnya si tokoh cewek amat pendiam dan pemalu). Mungkin hal ini mengingatkan kita, jatuh cinta bukan alasan untuk jadi malas dan melupakan kegiatan-kegiatan positif dalam kita, tapi justru menjadikannya pemicu semangat kita (biarpun pada akhirnya cintanya tak terbalas sih).

Cerita 'Ivanology' ini mirip dengan cerita lain di buku ini, yaitu Mata Kuliah Semester ini : Cinta. Intinya tentang perempuan yang merasa patah hati berat, namun tersadar bahwa semua memang sudah takdir.

*kutipan*
Terkadang takdir memang terasa tidak adil. Namun, bukankah justru naik-turunnya fase kehidupan membuat hidup ini lebih bermakna? agar manusia dapat memahami apa itu kesedihan, kekecewaan dan belajar untuk menerimanya.

Bayangkan betapa membosankannya hidup ini tanpa masalah, tanpa nestapa. Bayangkan juga betapa menyedihkan hidup ini apabila hanya terdapat kesengsaraan.

Tuhan Maha Adil ya? Dia mempunyai caranya sendiri untuk membuat seorang insan belajar dan menjadi dewasa. Dia memberikan pelajaran itu dalam sebuah rangkaian peristiwa dalam kehidupan manusia.

Ada lagi cerita dari Lulu Herdinawati, Shitty Love Story, menceritakan tentang seorang perempuan yang mengalami kesuksesan cinta...dalam hal menyakitkan hati. Saya cukup menyukai ceritanya yang detail, pengalaman tokoh utama perempuan ini dalam kisah cintanya, mulai SMP-SMA sampai kuliah. Cerita ini mengingatkan saya juga pada kisah cinta 'monyet' saat masih sekolah. Well, sepertinya sama dengan si tokoh cewek ini, saya juga tidak sukses-sukses amat dalam hal cowok. Seringkali membuat saya sebal saja, tapi sekarang malah lucu kalau diingat. Sama seperti pengalaman kita sendiri, terkadang kalau diingat, memang menggelikan. Bagaimana Tuhan mengatur takdir kita agar bertemu si A, si B, lalu dekat dan tiba-tiba menjadi jatuh cinta, walaupun akhirnya kita menjadi patah hati dan sedih karenanya. Seperti kata penulis, "bahwa sesungguhnya manusia hanya berencana dan Tuhan-lah yang menentukan", maka semua hal itulah yang akhirnya terjadi dalam perjalanan hidup kita, entah itu pengalaman manis atau pengalaman pahit sekalipun.

Kisah menarik lainnya adalah Kenangan Terindah karya Natalina. Mengisahkan seorang perempuan yang masih mengingat cinta pertamanya saat kelas 4 SD yang begitu berkesan. Namun sang tokoh hanya mengandalkan takdir, tanpa berniat untuk mencarinya walaupun saat dewasa mereka kuliah di satu gedung yang sama. Bagi tokoh cewek, si kenangan masa kecilnya itu memang bukan untuknya, karena dia belum pernah bertemu secara 'otomatis' di saat mereka dewasa. Hmm, ada kalanya manusia melakukan gambling semacam ini. Tidak berniat untuk bertemu seseorang, tapi amat-sangat-berharap bisa bertemu seseorang itu, dengan berharap takdir berpihak pada kita, hehee...(saya juga pernah kok, dan yang jelas pernah berhasil. Rasanya senaaang sekali memang, lebih menyenangkan daripada pertemuan terencana)

Dari berbagai cerita di buku ini, yang paling saya suka adalah cerita berjudul "The Rivals" karya Hestia Amriyani. Mengupas tentang 10 musuh dan pesaing perhatian wanita dari pacarnya (karena cowok seringkali meletakkan kita di posisi yang kesekian untuk hal-hal tertentu). 10 rivals versi Hestia adalah sebagai berikut:

10. Play Station (dan permainan sejenis dengan nama lain)
Benda mati ini membuat cowok merasa lupa umur dan lupa segalanya, termasuk cewek (pacar) mereka sendiri. Inget kan, seringkali pacar kita tak mengangkat telepon atau membalas sms karena asyik bermain?

9. Olahraga
Proporsi cowok yang suka berolahraga memang lebih besar daripada cewek yang suka berolahraga. Karena, menurut cowok, olahraga itu memberikan kesenangan tersendiri bagi cowok.

8. Sahabat (dengan gender) cewek
Ini masalah untuk cowok yang memiliki sahabat dengan jangka waktu hubungan lebih panjang daripada durasi 'jadian dengan pacar resmi'. Secara tidak sadar karena lebih dekat dengan sahabat ceweknya, para cowok mengutamakan
kepentingan sahabatnya. Belum lagi kalau memang si "sahabat cewek" ini iseng menggunakan 'posisi'nya untuk membuat si cewek ini kesal atau cemburu (dan masalah lebih besar lagi kalau si "sahabat cewek" ini memiliki 'perasaan' pada sang cowok). Hal ini bisa menjadi masalah amat besar buat cewek. (saya sepertinya mengalami semua posisi ini, punya pacar yang diganggu sahabat ceweknya, jadi si "sahabat cewek" yang iseng menggoda pacar teman saya (terutama kalau saya tahu si pacar teman saya ini terlalu ganjen, sok cantik, sok manja..intinya menyebalkan di mata saya, hehe..rasanya tak ikhlas sahabat cowok saya dimiliki cewek seperti itu. Dan terakhir bahkan saya pernah suka sama sahabat cowok saya sendiri (ini nih yang repot memang...)

7. Sisters (entah itu kakak perempuan atau adik perempuan)
Terutama adik sih..biasanya kalau kita punya cowok yang punya adik perempuan, saat berada di satu ruangan sepertinya kita jadi harus berbagi perhatian pacar sendiri. Apalagi kalau si adik ini manja dan tak rela memiliki 'calon kakak ipar' seperti kita..

6. Otomotif (mobil)
Karena para cowok rata-rata amat menyayangi mobilnya seperti cewek yang amat menyayangi kecantikannya.

5. Hobi
Para pria akan sangat lupa waktu bahkan uang saat mereka sedang bergelut dengan hobinya. Cara para wanita agar pria tak melupakan pacar sendiri adalah...harus terlibat dalam hobinya juga. Hal inilah mengapa cewek yang cerdas, terbuka dan berwawasan luas memiliki nilai plus tersendiri di mata cowok.

4. Nyokap
Ini rival tapi rival yang harus kita ambil hatinya juga...Seperti yang kita tahu, kedekatan emosional anak lelaki akan lebih tinggi kepada ibunya. Tapi biasanya juga, lelaki yang menyayangi figur ibu adalah lelaku yang dapat menyayangi wanita dengan baik (asal gak kebangetan jadi anak mami yah).

3. Band
sama seperti hobi, bagi pria pemusik, band adalah 'panggilan hidup' nomor satu bagi pria

2. Teman-teman
Persahabatan adalah di atas segala-galanya bagi pria, apalagi pria yang tergolong supel dan pandai bersosialisasi. Berkumpul dengan teman-teman seringkali menjadi agenda yang diutamakan.

1. Sepakbola
Dan ini dia rival nomor 1 bagi wanita, sepak bola. Lihat saja apa yang terjadi dengan pria yang sedang menonton sepakbola di tivi. Mungkin rasanya kita tampak invisible baginya, hehee...

Penulis (Hestia) membuat saya tertawa saat membaca The Rivals ini. Bagaimana penulis memilihkan scene lokasi dan setting kejadian yang berkaitan dengan musuh cewek ini sehingga kita jadi sadar, begitu banyak pesaing yang harus ditaklukkan demi merebut perhatian pacar.

Overall, buku ini memberikan sentuhan sendiri bagi saya. Mengingatkan bahwa dalam perjalanan hidup ini, sebagai wanita kita tidak bisa hidup tanpa pria. Selalu ada pria di hidup kita. Belum tentu mereka menjadi pacar kita memang. Adakalanya hanya sekadar ketemu sekali saja, sekadar kenal, sekadar berteman, bermusuhan atau bersahabat...namun mereka hadir mengisi hidup kita. Entah dengan canda tawa, perhatian atau keperihan. Tapi itulah yang terjadi, selalu ada pengalaman berharga yang bisa dipetik dari semua ini. Tergantung dari mana sudut pandang kita melihatnya. Karena apabila hanya diratapi saja, tak akan ada pendewasaan yang kita alami.

Saya juga teringat sesuatu... para sahabat cowok saya, pria yang pernah mampir di hidup saya, dan pria yang mengisi hari-hari saya..

Terima kasih pada kalian semua, yang sudah mengajarkan dan menunjukkan saya berbagai pelajaran kehidupan.

Maafkan saya juga, apabila saya melukai kalian atau mungkin membuat hidup kalian buruk karena sudah mengenal saya.

Karena saya pun tak mampu mengontrol takdir saya (dan takdir kalian juga yang bersentuhan dengan takdir saya)....

Terima kasih atas kenangannya.

dan terima kasih untuk dia, pengukir takdir saya kali ini.

Moon

You are The Moon


Hope, expectation, Bright promises.

The Moon is a card of magic and mystery - when prominent you know that nothing is as it seems, particularly when it concerns relationships. All logic is thrown out the window.

The Moon is all about visions and illusions, madness, genius and poetry. This is a card that has to do with sleep, and so with both dreams and nightmares. It is a scary card in that it warns that there might be hidden enemies, tricks and falsehoods. But it should also be remembered that this is a card of great creativity, of powerful magic, primal feelings and intuition. You may be going through a time of emotional and mental trial; if you have any past mental problems, you must be vigilant in taking your medication but avoid drugs or alcohol, as abuse of either will cause them irreparable damage. This time however, can also result in great creativity, psychic powers, visions and insight. You can and should trust your intuition.


Bras and Broomsticks



Kali ini kelinci coklat akan mereview buku bacaan Teenlit karya Sarah Minowsky, judulnya Bras and Broomsticks. Ceritanya tentang Rachel, gadis biasa (karena menurutnya keahliannya hanya pada bidang Matematika) di SMA JFK tapi amat-sangat menginginkan menjadi cewek populer di sekolahnya. Hal ini disebabkan dua hal, pertama karena ia sangat menyukai Raf (yang termasuk anak populer) dan kedua, ingin berteman kembali dengan sahabat masa kecil-nya, Jewel (saat SMA Jewel menjadi anggota anak populer juga). Setiap hari ia menceritakan impiannya pada sahabatnya, Tammy, yang sama-sama anak biasa juga.

Namun setelah mengetahui bahwa Miri, adiknya memiliki bakat sihir yang diturunkan ibunya, maka Rachel berusaha sekuat tenaga merayu adiknya untuk menggunakan sihir untuk mencapai impiannya itu. Miri menolak karena sang ibu menginginkan Miri untuk belajar ilmu sihir selama satu tahun sebelum menggunakannya, itupun dengan catatan saat keadaan terpaksa, karena ibu mereka ingin Miri hidup sebagai anak normal bukan sebagai penyihir.

Keadaan berpihak pada Rachel saat ayah mereka (yang sudah bercerai dengan ibu mereka beberapa tahun lalu) akan menikahi seorang wanita yang tidak mereka sukai, yang disebutnya sebagai STB (soon-to-be-mom). Miri akhirnya menyetujui untuk menggunakan mantera sihirnya untuk membatalkan rencana pernikahan ayahnya. Keuntungan berada di Rachel, yang mendapat uji coba sihir pertama Miri, yaitu ramuan-penari. Dengan ramuan tersebut Rachel mampu menari dan memiliki bakat untuk menjadi model peragaan busana di sekolahnya.

Keinginan Rachel tercapai. Dengan kemampuan yang diperoleh dari sihir maka dia dapat menjadi anggota anak populer di sekolahnya. Dia menjadi anggota club model, mendapat berbagai undangan pesta anak populer serta mampu menarik perhatian Raf, pujaan hatinya. Namun di sisi lain, lama-kelamaan dia malah melupakan sahabatnya selama ini, Tammy. Sementara itu rencana untuk menggagalkan pernikahan ayahnya dan STB terus dijalankan.

Masalah datang saat berbagai rencana yang mereka susun untuk ayahnya gagal, sehingga Miri menggunakan mantera-cinta, untuk membuat ayah mereka kembali mencintai ibu mereka. Namun saat mantera tersebut berhasil, ibu mereka mengetahuinya. Ibu mereka marah besar dan membuat mantera untuk menghapus semua mantera yang pernah dipergunakan Miri.

Masalah ini menjadi semakin besar karena pembatalan mantera dilakukan tepat pada hari-H peragaan busana SMA JFK, tepat saat semestinya Rachel membuktikan kemampuannya. Pembatalan mantera-menari Rachel menyebabkan seluruh acara peragaan busana menjadi kacau balau. Semua model (anak populer) menyalahkan dan memaki Rachel. Dan Rachel menjadi bahan tertawaan di atas panggung.

Sementara itu akhirnya pernikahan ayah Rachel dan STB tetap dilangsungkan, karena ternyata memang STB sebenarnya ibu tiri yang baik. Sikapnya yang jahat selama ini kepada Rachel dan Miri hanyalah akibat kekhawatiran takut kehilangan ayah mereka.

Saat-saat itulah Rachel menyadari pula, bahwa teman-teman populernya hanyalah teman semu belaka. Mereka baik hanya di saat Rachel mampu menari saja, saat kemampuannya hilang, tak ada satupun dari mereka masih menganggap Rachel teman, termasuk Jewel. Di saat itu pula Rachel menyadari, hanya Tammy sahabatnya yang paling setia. Sejak saat itu Rachel membuang keinginannya untuk menjadi anak populer dan dia siap kembali menjadi anak biasa di sekolah. Namun ternyata masih ada satu kebahagiaan untuk Rachel, karena ternyata selama ini Raf menyukainya apa adanya, bukan karena kemampuannya dalam menari.

REVIEW

Cerita di buku ini cukup simpel, ringan untuk dibaca di waktu senggang. Khayalan khas cewek SMA, menjadi anak populer di sekolah (atau di buku ini menggunakan istilah A-List, urutan anak teratas di sekolah). Menjadi yang paling cantik dan keren di sekolah, dan dikelilingi oleh teman-teman yang populer juga. Bahkan kelinci coklat pun dulu memikirkan hal yang sama dengan Rachel, sampai segala ekstra kulikuler diikuti (mulai dari OSIS, KIR, Basket dan Majalah) supaya nama kelinci coklat nampang dimana-mana, hehee..

Memang ada satu yang perlu diingat, seringkali kita memiliki banyak teman, tapi sulit untuk membedakannya. Mana teman yang ikhlas menemani kita atau teman yang hanya ada di sisi kita saat senang saja. Karena terkadang, saat kita terlihat memiliki segalanya (kaya, pintar, cantik dan lain-lain) akan banyak teman yang menghampiri. Sementara saat kita sedang membutuhkan bantuan, hanya sedikit saja yang datang. Itulah yang membedakan, sahabat sejati atau bukan..

Thursday, December 09, 2010

Beauty, mostly problem for Girls/Women

Standing in front of the mirror
Looking at her self
Messy her ugly dress
So not a girl make up
Unbelievebly she fell in love
Deeply in a love
She change everything to get him
Everything...

She want to be free
as free as she used to be
She wants to have true love
as true as it can be


Standing in front of the mirror
Looking at her self
Messy her ugly dress
So not a girl make up
Unbelievebly she fell in love
Deeply in a love
She change everything to get him
Everything...

She wants to be free
as free as she used to be
No more hiding for her feel
So she can won as far as she wants



Beauty was the most problem faced girls or women. That not only happen to girls or teenager only, it's still happen at adult women too! Maybe untuk anak perempuan usia remaja, hal ini terutama disebabkan oleh faktor pubertas, saat dimana remaja perempuan tertarik pada lawan jenis, yang menyebabkan mereka menginginkan penampilan sempurna untuk 'mendapatkan' tambatan hatinya. Namun, masalah kecantikan ternyata tetap juga melanda wanita dewasa. Penyebab lain kemungkinan adalah kompetisi (misalnya dalam berkarir) atau keinginan tampil lebih dewasa dan 'lebih wanita', namun tetap saja, masalah cinta kemungkinan besar menjadi penyebab awal.

Yang menjadi masalah sebenarnya adalah definisi kecantikan yang diinginkan itu sendiri. Mulai dari HARUS memiliki kulit putih, wajah mulus tanpa jerawat, hidung mancung, badan tinggi semampai, rambut panjang lurus, berat ideal dan bla..bla..bla.. Sehingga seringkali kebanyakan perempuan yang tak memilikinya pun memaksakan keadaan untuk menjadi seperti itu. Dan hal ini menjadikan 'wadah berbisnis' di dunia ini. Lihat saja bagaimana bisnis fashion yang amat besar di dunia (yang bahkan tiap musim-nya mengalami pergantian model dan gaya), bisnis kosmetika kecantikan yang menawarkan kulit putih, bisnis salon untuk mewujudkan rambut lurus (melalui smoothing, rebonding, de-el-el) serta rambut panjang (melalui extension).

Selain itu kodrat kaum hawa yang ingin mendapatkan gelar tercantik pun dapat terlihat dari banyaknya kompetisi yang ada di muka bumi. Tentu di setiap negara ada kontes kecantikan, kontes rambut terindah, kontes kulit terhalus dan lain lain, yang sebenarnya merupakan ajang bisnis juga bagi yang berkepentingan. Dan sifat wanita-lah yang menyebabkan berbagai kondisi ini terjadi.

Menurut saya, awalnya tentu disebabkan sifat wanita, yang (mungkin) ingin menjadi pusat perhatian, atau minimal mendapat perhatian dari 'pria' yang  diharapkannya! Dan berlanjut ke aspek-aspek yang lain.

Kenapa saya bisa bilang begitu?
Yeah, because i'm one of the woman in the world, heheee....

Saat masih remaja, saya baru tersadar mengenai penampilan saat mengalami puber. Saat sadar, penampilan saya buruk rupa dibandingkan teman sekolah lain, dan saya bahkan shock merasa terlambat untuk memperbaiki penampilan.

Sedikit demi sedikit diperbaiki, sampai akhirnya dapat cap 'lumayan', ternyata itupun masih kurang. Karena pria-pria yang saya sukai ternyata lebih memilih perempuan yang lebih 'feminin' dan anggun, sehingga perubahan pun masih harus dilakukan lagi  (walau akhirnya saya sadar sih, hal itu tak berguna sekali. Toh saya masih punya otak bermutu yang membuat saya merasa tak perlu berubah amat-sangat feminin)

Sehingga masa remaja saya dilalui dengan 'gaya' saya sendiri dan tidak terlalu memikirkan apakah saya 'cantik-secara-definisi-umum' atau tidak.  Apalagi kalau transformasinya melawan keinginan pribadi di dalam hati! (biarpun saya merasa pernah melakukan hal seperti lirik lagu di atas, hohohoo)

Namun saat sekarang sudah dewasa (23 tahun sudah cukup dewasa bukan), masalah ini masih (kembali dan lagi-lagi) menghantui saya. Biarpun pria  yang menemani hidup saya menerima saya apa adanya, rasanya memang tak puas
kalau belum merasa 'wah' secara umum.  Belum lagi kepentingan 'kompetisi karir' yang terkadang menuntut penampilan! Jadi tetap saja perawatan ini-itu tetap dilakukan, diet dicoba (dan dilupakan juga sih, hehe).

Atau memang manusia ditakdirkan tak pernah merasa puas, termasuk masalah penampilan?

Kalau ditanyakan ke saya? inginkah saya menjadi cantik? pilih mana antara inner beauty atau outer beauty? Jawabannya adalah, tentunya saya (masih)  ingin menjadi cantik (apalagi, jangan sampai deh, ada yang berani berkata, "kamu kok jelek sih?" wah, bisa dapat tendangan maut dari saya mungkin). Jadi tak suka diremehkan adalah salah satu alasannya (selain menyenangkan pasangan hidup saya tentunya). Selain itu, mungkin bisa puas rasanya saat melihat cermin dan melihat wajah yang terawat, hehee...

Kalau soal inner beauty atau outer beauty? saya wajib pilih keduanya itu!
kenapa? hidup tak bisa menyenangkan kalau kita tak memiliki inner beauty. Jadi hati yang bersih, kelakuan yang baik dan keberanian diperlukan untuk menjadi pribadi yang menyenangkan dan dapat hidup dengan tenang. Tapi, bagi saya, tetap saja belum lega kalau belum punya outer beauty (faktor kepuasan mungkin). Jadi ya, tetap saja, masalah wajah, make-up atau fashion, masih merupakan masalah bagi saya.... Dasar wanita!!


NB :
Pendapat lagi...

Yah mungkin, menjadi cantik memang perlu. Tapi untuk menjadi cantik, lakukan saja hal-hal yang bagimu menyenangkan. Tak masalah kamu hobi mengikuti fashion, asalkan kamu memang menyukainya (tak memaksakan tren
tertentu yang tak kau suka) dan memang ada duit (mahal kan?). Dan untuk perawatan kecantikan, mungkin dilakukan juga dilandasi alasan kesehatan.

Tak apa kan, rajin memakai sunblock misalnya, alasannya bukan saja untuk menjaga pigmen putih agar tetap bersemayam di wajah, tapi juga untuk melindungi wajah dari UV yang berbahaya bagi wajah. Diet boleh dilakukan,
tapi bukan untuk menjadi amat-kurus ala supermodel, tapi untuk kesehatan, agar tak terkena obesitas dan tubuh bugar karena rajin olahraga dan makan makanan sehat.

Tetapi yang terpenting memang inner beauty, untuk kesehatan dan kecantikan jiwa dan hati. Amat penting untuk membuatmu mensyukuri keadaan dan rahmat Tuhan. Dengan inner beauty, saat kita mengusahakan outer beauty kita masih menggunakan akal sehat untuk mewujudkannya (gak asal aja).

Jadi urutan kebutuhan wanita adalah sebagai berikut:

1. Inner beauty (WAJIB)
2. Outer beauty (boleh kalau mau, dengan niat yang baik tentunya)

Pernikahan?

Kemarin saya menyelesaikan-membaca novel ChickLit berjudul : Diary of a Mad Bridge, karya Laura Wolf. Ceritanya tentang Amy, seorang wanita karir dengan karir yang cukup tinggi di Round-Up, sebuah Majalah Wanita kota New York. Awalnya dia tidak terlalu memusingkan pernikahan di usianya yang hampir mencapai 30 tahun. Bukannya tidak cantik atau tidak laku (karena dia sendiri memiliki seorang pacar yang dia cintai, Stephen), tetapi karena dia menganggap pernikahan bukan suatu hal penting dalam hidup. Karena toh dia merasa sudah memiliki kebahagiaan dengan adanya pacar yang menyenangkan dan karir yang sesuai bakatnya (walau gajinya hanya biasa saja). Ditambah dia melihat kebanyakan seseorang yang akan menikah (mempelai wanita) umumnya mengalami sindrom kebingungan dan kecemasan tingkat tinggi yang membuatnya tak ingin mengalami hal serupa.


Namun semua berubah saat Stephen, melamarnya di antrean bioskop saat akan membeli tiket. (Suatu hal yang mengejutkan dan tidak romantis bagi Amy). Namun tanpa disadarinya, Amy amat berbahagia dengan lamaran Stephen dan menerimanya. Setelah itu, dia sadar akan konsekuensinya, yaitu harus mempersiapkan pernikahan, mulai dari pemberkatan sampai pesta pernikahannya sendiri.

Dan dia akhirnya benar-benar mengalami kecemasan selama perjalanannya mempersiapkan semua itu...

Mulai dari pemilihan tanggal pernikahan yang diinterupsi jadwal pertandingan NBA (dengan asumsi Stephen bahwa amat sangat tidak menyenangkan menggelar pesta pernikahan saat NBA berlangsung, karena itu menyebabkan undangan akan tidak fokus untuk datang ke pesta karena memikirkan NBA)

Saat budget yang diberikan kedua orang tua mereka sangat terbatas, yaitu masing-masing hanya 5000 dollar, sementara mereka hidup di New York!

Saat calon-calon gedung yang diinginkan Amy memerlukan biaya amat mahal sehingga Amy harus mengadakan pesta pernikahan di belakang halaman rumah orangtuanya.

Saat Amy harus (terpaksa) memakai gaun pernikahan ibunya yang sangat ketinggalan zaman (dan tak sesuai impian Amy), namun dia terpaksa menggunakannya karena tak ingin mengecewakan sang ibu. Apalagi budget untuk gaun tersisa hanya 500 dollar (yang tak mungkin cukup untuk membeli gaun baru, dan hanya cukup untuk me-reparasi gaun lama itu).

Saat Amy harus menerima kenyataan bahwa gaun pengiring wanitanya lebih bagus daripada gaunnya sendiri (sementara setiap wanita menginginkan menjadi wanita tercantik di pesta pernikahannya sendiri)

Saat respon undangan yang telah disebar menunjukkan bahwa 95% tamu akan hadir (dan sementara katering yang dipesan Amy sesuai budget hanya mampu memberi makanan untuk 85% tamu)

saat neneknya yang ingin-mencari-perhatian sedikit demi sedikit bertingkah aneh dan ekstrim selama proses persiapan

Serta saat Amy harus menerima kenyataan bahwa cincin tunangannya adalah cincin Emerald warisan keluarga Stephen, bukannya cincin berlian yang didambakan wanita seluruh dunia...

Bahkan semua harus tetap dipersiapkan meskipun Amy berada dalam kondisi amat tertekan (selama 5 bulan) sementara Stephen tak bisa membantunya karena kesibukannya mencari proyek kerja untuk tambahan penghasilan.

Di saat semua masalah teratasi, ternyata perjalanan Amy pun tak bisa berjalan mulus.

Di tengah malam menjelang hari H, angin badai terjadi sehingga merobohkan tenda di halaman belakang rumah orangtua Amy dan menumpahkan sebagian katering yang sudah ditata di meja yang menyebabkan Amy pingsan.

Untunglah masalah tersebut teratasi karena seluruh keluarga Amy (selain neneknya) dibantu sahabat-sahabat Amy membantu membereskan dan menyiapkan segala sesuatunya dalam waktu 4jam.

Tapi masalah tak kunjung usai...

Perjalanan Amy ke tempat peresmian pernikahannya dengan Mercedes S-class terbarunya gagal karena mobil yang dipinjamnya mogok, sehingga akhirnya Amy dan pengiring wanita harus menumpang mobil tahun 1987 yang membuat gaun Amy berantakan dan tertumpah coklat.

Namun akhirnya dengan semua cobaan yang diterima Amy, akhirnya Ami dapat menikah dengan Stephen secara resmi. Dan undangan menikmati pestanya.

Bahkan mereka mendapatkan hadiah bulan madu tak terduga dari ayah Stephen!

Setelah hari pernikahannya, Amy sadar suatu hal..

Dia merasa beruntung dengan pernikahannya.

*kutipan*

Ada begitu banyak momen emosional sebelum pernikahan. Ada yang sangat menyenangkan, ada yang sangat membuat putus asa. Puncak dan lembah. Sama seperti hidup pada umumnya. Tapi tanpa ragu kukatakan semua itu pantas dilalui. Tentu saja, kupikir aku bisa melalui histeria itu dan mengatur pernikahan tanpa ribut-ribut. Tapi aku gagal. Total. Tapi meskipun gagal bukan berarti aku kalah. Malah, aku menang- aku menikah dengan seseorang yang benar-benar kucintai.

Yang lucu adalah meskipun kamu menghabiskan begitu banyak energi dan kepentingan bagi hari pernikahan kami, hari itu bukanlah hari terbesar dalam hidup kami. Hari terbesar dalam hidupmu adalah setiap hari setelahnya. Karena bukan sumpah setia untuk mencintai seseorang yang penting, tapi tindakan untuk memenuhi sumpah setia itulah yang paling penting.


 


REVIEW

Novel ini cukup menarik buat saya, mengenai kesiapan mental para wanita dalam hal pernikahan. Seringkali pertanyaan besar akan muncul di kepala. Siapkah aku menikah dengannya?
Siapkah aku hidup selamanya dengan dia?
Siapkan aku menjalani sisa hidupku bersamanya?
Siapkah aku memberikan 'hidup'ku (fisik dan mental) padanya?
dan...
Siapkan dia menerima diriku seutuhnya?

Dibanding pria, bagi wanita gambling dalam pernikahan lebih besar karena secara kodrati wanita akan memberikan keseluruhan hidupnya pada satu pria sekali seumur hidupnya. Sehingga seringkali wanita (terutama jaman sekarang, termasuk saya, hehe) begitu rumit untuk memutuskan suatu pernikahan.

Bagi saya mungkin seperti ini.

Pernikahan adalah masalah cinta
Pernikahan adalah masalah perasaan dan hati
Tapi pernikahan juga melibatkan logika
Pernikahan memerlukan pertanggungjawaban
pernikahan memerlukan toleransi
Pernikahan memerlukan pengorbanan
karena pernikahan melibatkan dua orang yang berbeda, yang akan bersatu dalam satu kehidupan, dan satu cita-cita.

Sehingga logika memaksa saya untuk begitu rumit memikirkannya.

Kembali ke novel ini, setelah memutuskan menikah pun, masih ada masalah lagi bagi wanita, yaitu membayangkan tentang persiapan tentang pernikahan, suatu hal yang mungkin amat sakral bagi wanita. Tidak seperti pria yang memikirkan hal pernikahan dengan cukup simple: yang penting halal dan resmi. Nah, masalahnya adalah wanita tak bisa seperti itu.

Wanita umumnya membayangkan berbagai hal menyangkut pernikahan, seperti:

  • mendapat cincin berlian dari sang calon mempelai pria. bukan materialistis sebenarnya, tapi berlian melambangkan batu terkuat dan termulia di antara batu lain, yang sekaligus menunjukkan betapa dihargai dan disanjungnya wanita di mata sang calon suami.

  • mengenakan kebaya putih dan gaun terindah di akad nikan dan pesta pernikahan, karena sudah pasti, wanita ingin dia menjadi makhluk-nomor-satu di pernikahannya

  • menerima hadiah (mahar) dari suami berupa benda yang sangat diinginkan, atau mungkin benda yang menunjukkan betapa dihargainya wanita tersebut sebagai istri (lagi-lagi ini bukan hanya masalah materi)

  • mampu menyelenggarakan pesta pernikahan dengan sempurna. mulai persiapan catering yang terjamin, gedung yang eksotis, dokumentasi yang benar-benar mampu menyimpan semua memori...karena peristiwa tersebut hanya terjadi satu kali seumur hidup dan tak akan terulang lagi

  • hidup dengan finansial berkecukupan dengan sang suami setelah pernikahan


Okelah, dengan kata lain, menikah merupakah hal yang sangat penting karena, di hari itulah wanita amat-sangat-ingin merasa berharga, sehingga dia dapat dengan senang dan ikhlas memberikan seluruh hidup dan pengabdiannya untuk seseorang yang pantas mendapatkannya.


Namun memang realita terkadang bicara berbeda. Tidak semua hal dapat terwujud (walau tidak munafik, saya sendiri menginginkan impian saya terpenuhi). Hal yang paling sulit menurut saya adalah memahami kondisi real yang ada, apakah kita mampu mewujudkan impian kita dan tidak mengorbankan kepentingan orang lain untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sementara di sisi lain, kita sebagai wanita menginginkan impian kita seumur hidup dapat tercapai. Karena tadi, pernikahan cuma sekali dan tak akan terulang lagi.

Akhirnya, saya sendiri tidak tahu, apa yang akan terjadi di masa depan saya. Entah saya bisa mewujudkan mimpi saya atau tidak (karena memang saya belum menikah, hehe). Tapi semoga kalaupun impian saya terwujud, hal itu tidak mengganggu kepentingan orang lain.

saya teringat juga pada suatu Quote (entah milik siapa) yang berkata seperti ini, "u cannot marry with someone because u can life forever with him, but u marry someone because u cannot life without him".

Apakah sang soulmate saya bisa hidup tanpa saya di sisinya? karena saya tentunya juga ingin, memberikan hidup saya hanya kepada dia yang memerlukan saya di sisinya dan seseorang yang menjadikan saya tak mampu hidup tanpanya.

with Love...
 
catatan Miss Putri Blogger Template by Ipietoon Blogger Template